KTSP3

Sasaran program tersebut selanjutnya ditindaklanjuti dengan strategi pelaksanaan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah sebagai berikut:

1. mengadakan pembinaan terhadap peserta didik, guru dan karyawan secara berkelanjutan;

2. mengadakan jam tambahan pada pelajaran tertentu;

3. melakukan kerjasama dengan pihak kabupaten dan perusahaan yang ada di wilayah Pasaman untuk membantu pembiayaan bagi peserta didik yang mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi;

4. Membaca Al Quran sebelu jam pelajaran pertama setiap hari, kegiatan forum annisa setiap Jum’at, peringatan hari besar Islam, dan membentuk kelompok-kelompok pengajian peserta didik;

5. menjalin komunikasi yang baik dengan Dinas Pemuda dan Olah Raga.

6. kerjasama dengan PSDA Rimbo Panti, Dinas kehutanan Pasaman atau pihak lain untuk pelaksanaan program sekolah hijau dan produktif di SMAN 1 PANTI, terutama pada bidang penanaman pohon kakao, karet, kelapa sawit atau budidaya ikan air tawar;

7. pengadaan laboratorium bahasa;

8. membentuk english club;

9. membentuk kelompok ilmiah remaja

10. pengadaan buku-buku penunjang;

11. pengadaan komputer;

12. mengintensifkan komunikasi dan kerjasama dengan orang tua;

13. pelaporan kepada orang tua secara berkala;

14. kerjasama dengan Kabupaten Pasaman dan lembaga bimbingan belajar untuk penyelenggaraan Bimbingan Belajar;

15. Bimbingan/pelatihan siswa peserta olimpiade sains

16.


II. KEADAAN DAN POTENSI SEKOLAH

A. Lingkungan Sekolah

Kabupaten Pasaman adalah salah satu kabupaten di provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Lubuk Sikaping. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 7.835 km2 dan berpenduduk sebanyak 513.122 jiwa menurut sensus penduduk tahun 2000. Seperti wilayah Indonesia lainnya, Sumatra Barat, khususnya Pasaman pernah dikuasai oleh kolonial Belanda. Perang melawan penjajahan Belanda di Pasaman dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol yang dikenal dengan Perang Paderi (1821-1830). Karena terlalu banyak permasalahan di kubu Tuanku Imam Bonjol menyebabkan beliau dan pengikutnya mengalami kekalahan melawan Belanda. Sumber pendapatan utama kabupaten Pasaman berasal dari subsektor tanaman pangan. Mesti demikian, Kabupaten Pasaman lebih dikenal karena produksi kelapa sawitnya. Pada tahun 2000, produksi kelapa sawit di kabupaten Pasaman tercatat sebanyak 788.446 ton. Jumlah tersebut dipanen dari areal seluas 78.387 hektar. Di samping kelapa sawit, kabupaten Pasaman juga dikenal akan produksi minyak nilamnya. Minyak nilam yang dihasilkan Pasaman, selain yang dihasilkan Kepulauan Mentawai, merupakan yang terbaik di dunia. Pasaman dikenal sebagai Kawasan Taman Nasional Rimbo Panti dengan luas ± hektar merupakan kawasan hutan lindung.

SMA Negeri 1 Panti terletak di Kecamatan Panti, tepatnya di kampung Maninjau . Wilayahnya termasuk ke dalam Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat. Sekolah ini terletak pada kondisi yang sangat cocok untuk suasana akademis. Letak sekolah jauh dari jalan raya, udara yang nyaman dijamin oleh rimba panti yang terletak bersebelahan dengan sekolah.

B. Keadaan Sekolah

1. Sarana dan Prasarana.

a. Tanah dan Halaman

Tanah sekolah sepenuhnya milik negara. Luas areal seluruhnya 17660 m2..

Keadaan Tanah Sekolah SMA Negeri 1 Panti

Status

:

Milik Negara

Luas Tanah

:

17.660 m2

Luas Bangunan

:

1.664 m2

Pagar

:

56 m

b. Gedung Sekolah

Bangunan sekolah pada umumnya dalam kondisi baik. Jumlah ruang kelas untuk menunjang kegiatan belajar memadai.

Keadaan Gedung Sekolah SMA Negeri 1 Panti

Luas Bangunan

: 1.664 m2

Ruang Kepala Sekolah

: 1 Baik

Ruang TU

: 1 Baik

Ruang Guru

: 1 kurang

Ruang Kelas

: 15 Baik

Ruang Lab. IPA

: 1 Baik

Ruang Perpustakaan

: 1 Baik

Ruang BK

: 1 Baik

Musholla

: 1 Baik

Ruang Osis

: 1 Baik

WC Siswa, guru, dan Kepala sekolah

: 3 Baik

2. Anggaran Sekolah.

Anggaran sekolah berasal dari dana pemerintah dan dana yang dihimpun dari orang tua peserta didik. Setiap peserta didik dikenai biaya Rr. 30.000,- per bulan.

Sumber Dana Pendidikan SMA Negeri 1 Panti

Tahun Pelajaran

Pemerintah (Rupiah)

Komite Sekolah (Rupiah)

Jumlah (rupiah)

2001 / 2002

540.834.300

146.400.000

687.234.300

2002 / 2003

540.834.300

146.400.000

687.234.300

2003 / 2004

550.453.000

146.400.000

696.853.000

2004 / 2005

678.111.000

183.000.000

861.111.000

2005 / 2006

701.000.400

188.000.000

889.000.400

2006/2007

789.829.400

210.000.000

999.829.400

2007/2008

789.829.400

226.800.000

1.016.629.400

Alokasi dana terdiri dari gaji pegawai, dana operasional, dan dana kegiatan penunjang kegiatan-kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler, dan juga untuk memenuhi kelengkapan sarana belajar peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s